Skip to main content

h.ope





ini adalah cerita pertama yang saya tulis berdasarkan inspired by true story dan saya kembangkan lagi bersama dengan kegalauan saya hingga akhirnya jadilah cerita ini muncul..

h.u.j.a.n ini adalah konsep dimana saya membuat 5 cerita berdasarkan setiap huruf dari kata hujan, semua ceritanya saya ambil dari inspirasi curhatan teman-teman terdekat saya dan beberapa teman yang sengaja mengirim cerita ke email saya, lalu saya pilih 5 cerita yang cocok untuk masuk ke dalam konsep h.u.j.a.n ini.

saya hanya seorang amatiran yang punya hobi nulis yang diselingin dengan maniak baca novel juga disertai galau tingkat dunia yang membuat saya menumpahkan semuanya dalam tulisan..

jangan lupa kritikan dan saran untuk perbaikan cerita yang kedua ya, makasi.. :)

Comments

  1. Ga sabar nunggu kelanjutannya ^^

    yg satu ini ga usah dibuka : http://yudhatamon.blogspot.com/
    Gersang soalnya xixixixi

    ReplyDelete
  2. Can't wait for the next story...

    Berharap ceritanya sad ending.. ����

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai ing..
      makasi uda mampir hehe.. just wait the next story :)

      Delete
  3. Why the ending so bad? >.<

    It could be Ian with her,mbi...
    I used translate for read this :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. hey nay..
      everyone have a same question about the ending,but it's just a story.. maybe now she is with her bf now,maybe later she is with someone else,we never know who will be with us in future.. :)

      just wait the next story..

      Delete
  4. Hey mbi,why you not write with english?it's really hard for me to understand,i do translate but still don't get it,I'm curious what you write here,

    ~L~

    ReplyDelete
    Replies
    1. hey..
      i don't know when i have a free time, because it will take a long time since my english really not good hehe :D you can ask your father if you don't understand hehe :p lol

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kamu dan Hujan (Cerita Bersambung Part 5 Final)

Part 5 -payung- Setelah insiden ketiduran di angkot, aku mesti muter arah lagi untuk sampai kos-kosan. Selama di angkot, aku memutuskan untuk ga tergoda dengan lambaian angin dari kaca jendela walaupun akhirnya aku terlena kembali selama beberapa detik sampai nyaris terlewat dikit dari tempat yang seharusnya aku turun. “ Mantep amat pulang dari kampus ke kos-kosan sampai 3 jam yang biasanya cuma 1 jam-an sama macet, gara-gara rumus epek nih..”. aku berjalan ke arah kos-kosan sambil ngeliatin jam di tangan. Tiba di depan kos-kosan, Ibu kos udah nangkring jah depan kamarku. Sambil mikir-mikir ada apa gerangan, padahal uang bulanan kosan udah dibayar tepat waktu, ga pernah ngutang juga, apalagi bawa cewek ke kamar juga ga pernah. “Apa gara-gara aku suka ngabisin air lebih banyak ya kalau mandi, atau ketauan aku pernah ambil jatah makanan anak kosan sebelah gitu ? lagian ga pernah diambil juga, sayang kalau ga dimakan kan buang rejeki..”. aku masih menerka-ner...

Understand - Matahari yang tak pernah kembali bersinar

19 Juli 2017, 11.20 am Taman Kota Tua samping Spiegel Bar & Resto, Semarang “Kenapa sih diantara tahun-tahun yang sudah terlewat, kamu mesti memilih tahun ini untuk kesini lagi ? 8 tahun bukan waktu yang singkat, Ga..”.  Aku memulai percakapan setelah hampir kurang lebih 20 menit kita berdiam diri di taman kota tua. “Entahlah.. Aku hanya rindu tempat ini, Van..”.  Pandangannya tetap lurus ke sepanjang jalan kota tua tanpa melihatku. “Rindu Lea juga ?”.  Aku berkata pelan sambil melihat ekspresinya. Ekspresinya ga berubah, terlihat datar dan dia tak menjawab pertanyaanku. Dia hanya mengambil IPodnya lalu memasang Playlistnya, karena hari ini termasuk hari sekolah jadi hanya ada beberapa yang duduk di taman ini termasuk kita.  Send your dreams were nobody hides Give your tears to the tides No time No time “Apa kabarnya ya dia sekarang, Ga ? Terakhir kudengar dari Seila, dia masih kuliah semester akhir”.  Aku kembali membuk...